sekolah rumah kamyabi homeschool
MANAJEMEN CENTER
Apakah Manajemen Center Itu? (a) Kantor Manajemen Center dibangun untuk menjalankan manajemen pengawasan maktab, pelatihan para ustadz, evaluasi pembelajaran dan memikirkan maktab-maktab yang ada di seluruh daerah. (b) Manajemen Center dibangun di pesantren, maktab besar (muridnya mahir dalam membaca Al Quran sehingga maktab-maktab yang lain juga benar bacaannya) atau bisa juga di sekolah yang bisa mengawasi maktab di sekitarnya, mengadakan pelatihan, pengaturan tenaga ustadz, evaluasi belajar dan mengusahakan peningkatan maktab-maktab mencapai standar. (c) Adanya Kepala Center. (d) Dalam pengelolaan center diperlukan pengurus yang aktif, berfikir, loyal kepada maktab, dan menyediakan waktunya untuk maktab. (e) Sebuah Center membawahi maksimal lima puluh maktab dalam radius 25 km. - Sulit menangani maktab jika lebih dari lima puluh (sulit dalam pengawasan). - Jika jumlah maktab lebih dari 25 maka hendaknya dibangun Center lainnya. - Jika maktab-maktab itu jaraknya melebihi 25 Km, sulit mengawasinya. (f) Penilik Center. - Penilik adalah seorang yang alim. - Bacaan Al Qurannya benar. - Mampu berceramah. - Berakhlak mulia dan memiliki sifat lemah lembut. (g) Maktab percontohan Center. - Dekat dengan Center sehingga mudah dalam pengawasan. - Dari maktab percontohan ini pengurus akan mendapatkan pengalaman tentang maktab. - Dengan menunjukkan maktab percontohan akan mudah untuk membentuk maktab baru.(www.kamyabihomeschool.com) Tugas Pengurus Center (a) Penempatan ustadz di maktab. - Menginterview para ulama dan hafiz (mendengarkan bacaan Al Quran terutama pengucapannya). - Menngatur perbaikan ustadz yang belum lulus. - Mengadakan pelatihan bagi ustadz yang lulus (pengenalan syllabus, metode pengajaran serta penjelasan manajemen maktab). - Menyusun evaluasi pelatihan dan penempatan mereka di maktab. - Membuat daftar para ustadz yang lulus dan sudah dilatih agar dapat memenuhi permintaan. - Memperlihatkan keadaan maktab kepada para ustadz terlatih dan menugaskan mereka. - Memberi hadiah kepada “ustadz terbaik” sehingga dapat meningkatkan semangat. (b) Merekrut ustadz melalui kursus “Muallim Diniyah”. - Merekrut pemuda-pemuda daerah yang belum memiliki ustadz dan imam shalat. - Yang direkrut adalah pemuda yang memiliki sifat sederhana dan lebih baik lagi bila sudah pernah keluar bersama jamaah. - Mengarahkan mereka agar dapat meluangkan waktu keluar satu tahun. - Delapan bulan untuk mengajar dan empat bulan keluar bersama jamaah. - Menyediakan kebutuhan makan dan tempat tinggal bagi para ustadz di madrasah. - Menentukan penempatan mereka sejak awal sehingga begitu tamat mereka dapat bekerja di sana. (c) Mengatur pengontrolan maktab-maktab. - Menyusun evaluasi seluruh maktab melalui Penilik, sebulan sekali di kota dan dua bulan seklai di desa. - Menyusun manajemen kerja pengawasan maktab melalui Penilik. - Mengambil laporan tertulis dari Penilik setiap bulannya. - Bersama Penilik, secara berkala mendatangi maktab-maktab dan mengevaluasi pengajaran serta memperhatikan hal-hal yang perlu diperbaiki. Dan juga menemui para pemuka daerah agar mereka memperhatikan maktab. - Mendatangi semua maktab. (d) Mengambil laporan dari ustadz baik secara perorangan maupun kolektif. - Pada tanggal yang sudah ditentukan mengambil laporan setiap bulan di kota dan setiap dua bulan di desa. - Sekali tempo mengambil laporan perorangan dan di lain waktu secara kolektif. - Pengawas daerah diikutsertakan dalam laporan perorangan. - Hal-hal yang dibicarakan dalam laporan perorangan ustadz : 1. Keadaan belajar murid 2. Jumlah murid dan tambahan waktu belajar 3. Kesulitan-kesulitan yang dialami dalam mengajar 4. Muzakarah tentang urusan manajerial 5. Mengevaluasi kehadiran ustadz - Hal-hal yang dapat disampaikan dalam laporan kolektif ustadz: 1. Motivasi 2. Pelatihan (agar ustadz lama dan baru menjadi terlatih) 3. Pengarahan-pengarahan | 4. Target. (e) Menyusun ujian semester dan tahunan untuk maktab. - Menyusun ujian dan tahunan untuk maktab bersama para pengawas dan ustadz. (f) Memotivasi semua maktab untuk mengadakan perayaan tahunan perayaan tahunan dan membimbingnya. (g) Mengundang pengurus maktab-maktab untuk meningkatkan fikir. - Mengadakan rapat pengurus maktab setiap bulan di kota dan setiap dua bulan di desa. - Mengambil laporan maktab dari pengurus agar yang lainnya mengetahui perkembangan yang ada dan menumbuhkan semangat baru. - Memotivasi para pengurus. - Mengarahkan para pengurus untuk penentuan target. (h) Mengumpulkan para dermawan dan kalangan terpelajar untuk berfikir bersama. - Mengundang para dermawan dan orang-orang terpelajar untuk melaporkan keadaan maktab. - Meminta kesedian mereka untuk mendatangi maktab-maktab. - Menyampaikan kondisi kampung yang sudah ada maktab dan yang belum ada. (i) Mangatur ditribusi buku ke setiap maktab dan sekolah. - Menyusun distribusi buku ke setiap maktab dan sekolah. - Menyimpan stok buku sehingga dapat memenuhi permintaan. - Mengumpulkan uang pembelian buku dan mengirimkannya ke Center. (j) Menanggung sendiri urusan maktab. - Membuat manajemen iuran untuk memenuhi tanggungan maktab. - Memotivasi masyarakat setempat. - Meminta perhatian para dermawan yang ada di kampung itu dan sekitarnya. - Mengatur persediaan bahan makanan. (k) Membangun maktab-maktab putri. - Membangun maktab untuk pendidikan mereka dengan memperhatikan aturan-aturan hijab dalam syariat. - Yang mengajar murid putri adalah perempuan. - Mengatur urusan ustadz perempuan dan menyediakan tempat pelatihan bagi mereka. - Mengatur sistem pengawasan maktab putri. (l) Membangun maktab-maktab baru. - Mengundang tokoh masyarakat ke Center dan memperlihatkan maktab percontohan. - Memberikan motivasi dengan memaparkan program, syllabus dan sistem beserta manfaatnya kepada mereka. (m) Menjalankan program diniyah di sekolah dan perguruan tinggi. - Mengenalkan dan menjelaskan manfaat syllabus “Diniyah” kepada para kepala sekolah dan rektor perguruan tinggi dan memotivasi mereka untuk memulainya. - Membantu hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran ketika syllabus “Diniyah” ini dimulai di sekolah dan perguruan tinggi. Tugas Penilik (a) Mendatangi setiap maktab sesuai dengan manajemen kerja. - Setiap hari paling tidak harus menetap di satu kampung sehari penuh. - Mengevaluasi metode pengajaran dan pendidikan para ustadz. - Mengevaluasi perkembangan belajar murid dan jumlah mereka. - Mengevaluasi absensi murid. - Mengevaluasi jumlah murid dan pembagian kelas. - Pengarahan kepada hal-hal yang perlu diperbaiki dengan hikmah. - Mengevaluasi maktab dengan sikap lemah lembut dan simpatik. Jangan bersikap seperti penguasa atau juragan. (b) Menemui para pengurus maktab. - Menyampaikan laporan perkembangan maktab, - Mengarahkan bagaimana memikirkan perkembangan maktab, (c) Memberikan laporan tertulis harian dan bulanan. (d) Bagaimana mengumpulkan penduduk kampung dan mengarahkan mereka untuk ikut berfikir. - Mengundang seluruh penduduk kampung lalu disampaikan tentang keutamaan dan kepentingan ilmu agama. Untuk mengarahkan mereka agar mengirimkan anak-anak mereka ke maktab. - Memotivasi laki-laki dewasa di sana untuk belajar di maktab dan menyusun kegiatan mereka. - Memotivasi wanita di sana untuk belajar di maktab dan menyusun kegiatan mereka. (e) Memikirkan distribusi buku ke maktab-maktab. (f) Mengajak para ustadz dan pengurus untuk menghadiri rapat Center dan ikut serta juga di dalamnya. (www.kamyabihomeschool.com) |