Senin, 01 Maret 2010

Biaya Sekolah Kamyabi Homeschool, TERJANGKAU, TERBUKTI

Mahalnya Biaya Sekolah
Sumber : Keluarga Cerdas.com

Sebut saja “KidSport” yang mematok Uang Pangkal sebesar Rp. 3,5 Juta, sementara uang bulanan Rp. 300 ribu – Rp. 575 ribu yang ekivalen dengan Rp. 3,6 Juta – Rp. 6.9 juta per tahun. Ini berarti calon orangtua harus menyediakan total uang pendidikan sekitar Rp.10 Juta di tahun pertama. Nama Kelompok Bermain lainnya seperti Khayangan Montessori School (Depok), Melati Al Izhar (Cinere), Apple Tree (Muara Karang), Phoenix Kids (Menteng) dan Kepompong Playgroup (Jaksel) menetapkan biaya dalam kisaran sebagai berikut:

Uang Pangkal : Rp. 3 juta – Rp.7 juta.
Uang SPP : Rp. 400 ribu – Rp. 850 ribu (Rp. 4,8 juta – 10,2 juta/tahun)
Total tahun pertama : Rp. 7,8 juta – Rp. 17,2 juta.

Baca Selanjutnya...klik>>

Minggu, 28 Februari 2010

Kamis, 25 Februari 2010

Brosur Kamyabi Homeschool (klik)

Muhammad Arifin Ilham:
"SubhanAllah, homeschooling bukan sekolah alternatif kalau diprogram sesuai dengan cita-cita anak dan harapan orang tua, terutama dari segi akhlaq. Tidak ada yang mubazir untuk dipelajari, semua jadi terjaga dan focus. Hanya saja tetap perhatikan kecerdasan gaul anak..."

50 Buku Untuk Setahun

Drs. H. Muhammad Hidayat MM MBA (Dewan Pengawas Syariah Ahadnet):
"Kehadiran HS di Indonesia sangat dibutuhkan masyarakat karena beberapa faktor al:
1. Daya tampung sekolah formal yang terbatas.
2. Orientasi sistem pendidikan nasional yang dinilai tidak focus, silabus yang terlalu banyak, berorientasi materialistik, formal, kaku dan tidak mengacu kepada kebutuhan anak didik.
3. Banyaknya anak bangsa yang memerlukan sekolah dengan tetap memperhatikan hak-hak azasi anak seperti bermain, mendapatkan kasih sayang orang tua, beribadah dan berinteraksi sosial.
4. Anak bangsa yang memiliki ketidaksempurnaan (cacat) fisik/psikis dapat ditampung dengan sistem HS.
5. Dapat menekan biaya pendidikan.
6. HS merupakan paduan pendidikan yang menyeimbangkan kebutuhan EQ, SQ dan IQ.

Jumat, 18 Desember 2009

Bagaimana Memulai Homeschooling

Seorang Ibu bercerita:
Anak saya sekolah di sebuah Sekolah Dasar (swasta) di Kab. Tangerang. Setiap hari naik ojek sepeda motor dengan ongkos Rp. 250.000,- per bulan artinya Rp. 3.000.000,- setahun. Dia juga minta uang jajan Rp. 5000,- per hari, katakanlah dia sekolah 200 hari dalam setahun maka setidaknya kami harus siapkan Rp. 1.000.000,- Biaya-biaya di sekolahnya...
1. Uang Pangkal Rp. 3.000.000,-
2. Uang SPP Rp. 150.000,- x12= Rp. 1.800.000,-
3. Uang Komite Rp. 5.000,- x12= Rp. 60.000,-
4. Uang Komputer Rp. 15.000,- x12= Rp. 180.000,-
5. Uang Renang Rp. 15.000,- x12= Rp. 180.000,-
6. Uang Bimbel Rp. 30.000,- x12= Rp. 360.000,-
7. Uang Catering Rp. 5.000,- x200 hari = Rp. 1.000.000,-)
8. Uang Kas Kelas Rp. 10.000,- x12= Rp. 120.000,-
9. Uang Ekstra Kurikuler Rp. 15.000,- x12= Rp. 180.000,-
10. Paket Buku setahun (Rp. 350.000,-)
Belum termasuk baju seragam, dan biaya-biaya lain yang tak terduga dalam setahun. Jadi minimal biaya untuk seorang anak dalam setahun adalah 11.230.000,- (sebelas juta dua ratus tiga puluh ribu). Wah... hitung-hitung mahal juga ya. Bagaimana kalau punya 2 anak, 3 anak, 4 anak, 8 anak, 16 anak... SubhanAllah... Ada yang tahu nggak ya dimana sekolah yang terjangkau oleh setiap keluarga...?

Jawab: Alhamdulillah sekarang sudah ada bu coba klik di sini... kamyabihomeschool

Selasa, 27 Oktober 2009

Senin, 26 Oktober 2009

Minggu, 25 Oktober 2009